Balekambang : Taman Asri di kota Berseri untuk Rekreasi
Banyak orang Solo dan sekitarnya yang tahu nama Taman Balekambang, namun mungkin hanya sedikit yang tahu gerbang masuknya ada di mana. Demikian juga denganku, sudah dari kecil aku tahu nama Taman Balekambang terletak di sekitar Manahan Solo, namun aku tidak tahu persisnya di mana pintu masuk ke Taman Balekambang tersebut berada sampai beberapa hari yang lalu saat aku hendak ke sana. Pintu masuknya ternyata agak tersembunyi dari jalan besar sekitar Manahan Solo. Kalau dari arah stadion Manahan Solo, kita harus ke arah Timur sampai perempatan setelah kantor kanwil pajak Jawa Tengah 2, kemudian belok ke kiri ke arah utara. Jika kita menyusuri terus jalan tersebut maka akan menjumpai gerbang masuk ke Taman Balekambang tersebut. Taman tersebut tampaknya memang dijadikan sebagai public space sekaligus sarana rekreasi gratis bagi masyarakat. Hal ini terbukti dari saat masuk ke taman tersebut, kita tidak ditarik biaya, namun cukup membayar biaya parkir kendaraan saja.
Di dalam komplek Taman Balekambang tersebut terdapat banyak pepohonan besar dan rumput terawat rapi dengan beberapa kursi dan meja duduk dibeberapa tempat sehingga terasa teduh jika duduk di sana. Tak jauh dari pintu gerbang masuk, kita dapat menjumpai patung wanita dengan pakaian adat Jawa. Patung wanita itu adalah patung sosok bernama Partinah yang merupakan Putri kedua KGPAA Mangkunegara VII. Di beberapa kursi sekitar patung, tampak beberapa muda-mudi sedang asik bersendau gurau. Di sudut lainnya, beberapa pengunjung juga ada yang menggunakan tikar di atas rumput sebagai alas untuk duduk dibawah pohon-pohon rindang sembari memakan makanan yang telah dipersiapkan sebelumnya bersama keluarganya atau sahabatnya. Di beberapa tempat kita dapat juga menjumpai beberapa rusa asik bermain bebas direrumputan di bawah pepohonan rindang itu. Tak jarang rusa-rusa tersebut mendekat ke pengunjung meminta makanan dan kemudian berlari mencari makanan lainnya. Di sebelah barat dari taman tersebut tepatnya di belakang kolam renang Manahan, terdapat kolam ikan dengan ikan berwarna-warni. Ditengah kolam tersebut terdapat patung wanita seperti patung wanita di dekat pintu masuk tadi. Patung tersebut adalah patung sosok Partini. Putri pertama dari KGPAA Mangkunegara VII.
Di samping barat kolam tersebut juga terdapat rumah yang tepat berada disamping kolam sehingga seolah-olah terapung di atas air. Inilah mungkin yang menjadi cikal bakal mengapa disebut sebagai balekambang. Bale berarti rumah dan kambang berarti terapung. Di sekitar kolam tersebut juga terlihat beberapa angsa yang sedang berkelompok bemain-main sehingga menambah keindahan dan kenyamanan saat di sana. Di sebelah timur dari Taman Balekambang, tepatnya sebelah timur dari gerbang pintu masuk ke taman, kita dapat menjumpai arena bermain outbond dengan beberapa permainan menarik.
Oya, dari sejarahnya, Taman Balekambang sebenanrya telah ada sejak akhir tahun 1921. Saat itu taman tersebut dibangun oleh KGPAA Mangkunegara VII sebagai wujud kecintaannya terhadap kedua putrinya yaitu Partini dan Partinah. Partini yang menyukai air dibuatkan taman air yang disebut Partini tuin (taman air partini) sedangkan Partinah yang menyukai pemandangan hijau dibuatkan hutan kota yang disebut Partinah bosch (hutan kota partinah). Dahulu taman ini sempat tidak terurus namun Pemkot Solo dalam dua tahun terakhir ini telah merevitalisasinya tanpa mengubah konsep dan tatanan taman tersebut sehingga menjadi tempat yang menarik untuk wisata refresing gratisan.