Fikih Keluarga
Dua minggu yang lalu setelah sholat jumat di lantai 52, ternyata ada bazar buku di lantai 52 itu juga dan pas melihat-lihat buku tersebut ternyata ada dua buku yang sepertinya menarik, yaitu Fikih Thoharoh dan Fikih Keluarga. Entah mengapa saya merasa dua buku itu langsung menarik saya namun setelah melihat-lihat sekilas kemudian aku memutuskan untuk membeli buku Fikih Keluarga. Saat ini buku tersebut belum selesai dibaca (baru setengahnya saja) namun ada baiknya sedikit menuliskan apa saja yang dibahas dalam buku itu. Siapa tahu ada yang ingin membaca juga
Well, Buku itu judul lengkapnya adalah Fikih Keluarga, Panduan Membangun Keluarga Sakinah sesuai Syariat. Buku tersebut dikarang oleh Syaikh Hasan Ayyub dan diterbitkan oleh Pustaka Al Kautsar dengan cover yang menggunakan hard cover. Kalau ditilik dari asal katanya, fikih adalah satu bidang ilmu dalam syariat Islam yang secara khusus membahas persoalan hukum yang mengatur berbagai aspek kehidupan manusia. Jadi Fikih Keluarga berarti ilmu yang membahas aturan kehindupan manusia dalam berkeluarga. Dan memang benar, konsisten dengan judulnya, buku ini membahas aturan-aturan dalam keluarga yang didasarkan dari Alquran dan Hadist dilihat dari berbagai Mahzab yang disertai dengan latar belakang munculnya aturan-aturan itu di zaman dahulu kala. Jadi buku ini tidak hanya me-list aturan-aturan saja, namun juga memberi ilustrasi kejadian yang diimplementasikan di jaman dahulu saat nabi masih ada.
Seperti yang kita ketahui, bahwa asal mula terbentuknya keluarga yang sakinah adalah melalui pernikahan yang sah, maka tidak heran buku ini kurang lebih 95% berisi pengetahuan tentang pernikahan dan seluk beluknya. Di buku tersebut dikupas tuntas hukum mencari jodoh, melamar, akad nikah, mahar, walimah, pengurusan anak, menyusui, talak, rujuk, dan nafkah. Well, tertarik membacanya??
Yo, yang pengin membaca silakan ke toko buku terdekat :D
8 Jul 2009 at 6:45 pm
waduh, sudah bersiap2 rupanya. ditunggu ya undangannya ndhy..
gimana klo bikin acaranya di jkt/bdg? biar gw bisa dateng..
8 Jul 2009 at 8:19 pm
Ha..ha..ha..doakan saja,pen.
Kl nti menikah ya acaranya d solo lah. Kan nti km bs kuliner makanan enak khas solo. :D
17 Sep 2010 at 7:01 am
Isi tentang kwajiban mertua trhdp menantu ada gak, mohon info.
17 Sep 2010 at 1:20 pm
@Emakku duaribu, untuk kewajiban mertua thdp menantu di buku tersebut seingatku tidak membahas secara detail.