Menghemat Bandwidth Hosting

Pengalaman akhir Juli 2009 lalu dimana bandwidth hosting blog ini mencapai limitnya dan akhirnya tidak bisa diakses membuatku mencari tahu bagaimana cara menghemat bandwidth.
Well, pertama-tama cari tahu dulu faktor yang mempengaruhi banyak sedikitnya pemakaian bandwidth. Jadi hal yang mempengaruhi hal itu antara lain adalah besar ukuran halaman web. Wajar lah, makin besar ukuran, maka akan semakin besar bandwidth yang dipergunakan. Kemudian yang kedua adalah banyaknya pengunjung. Ini juga masih berkaitan dengan faktor pertama tadi, dimana ini seolah-olah hanyalah faktor pengali dari ukuran halaman web tersebut. Jadi makin banyak pengunjung maka sudah pasti semakin banyak juga bandwidth yang terpakai. Faktor yang ke tiga ada banyaknya yang subscribe ke feed.

Dari tiga hal yang saling berkaitan di atas, maka hal yang dapat dilakukan adalah memperkecil ukuran web dan mengalihkan feed ke pihak ke tiga.
Untuk saat ini, saya hanya akan membahas faktor yang berkaitan dengan ukuran web saja.
Mengenai faktor yang berkaitan dengan ukuran web maka perlu diperhatikan bahwa ukuran ini bisa berasal dari text artikel, dari image di artikel, dan dari theme dan plugin. Asumsi yang digunakan di sini adalah engine web sudah optimize.

Ukuran besar yang disebabkan karena text dapat dihindari dengan melakukan hal berikut :

    • 1. Batasi jumlah post di bagian frontpage.
      Menurut saya jumlah 5 posts saja di frontpage sudah cukup untuk blog yang di update secara fair. Maksud fair di sini adalah tidak terlalu jarang dan tidak terlalu sering di update.
    • 2. Gunakan fasilitas readmore untuk artikel yang panjang.
      Readmore akan memotong artikel sehingga artikel yang ditampilkan di frontpage bisa diperkecil.

      Untuk ukuran yang besar yang disebabkan karena image di artikel, maka bisa diatasi dengan mengupaload gambar tersebut di free image hosting yang punya bandwidth dan tempat penyimpanan yang besar. Perlu diketahui bahwa sifat gambar di artikel adalah tidak berubah-ubah lagi setelah dimasukkan di dalam artikel. Oleh karena itu, diperlukan tempat penyimpanan yang tidak dibatasi oleh waktu. Untuk hal tersebut maka bisa digunakan tempat penyimpanan seperti wordpress.com imageshack, flickr , Photobucket, dan tempat-tempat penyimpanan gratis yang lain. Untuk image di artikel ini, saya biasanya menggunakan Photobucket  karena memiliki fitur yang bisa mengolah image.

      Untuk ukuran besar yang berasal dari theme dan plugin maka dapat diatasi dengan optimasi theme dan plugin yang digunakan. Optimasi theme dapat dilakukan dengan memperkecil resolusi image pada theme yang digunakan dan melakukan twik pada css sehingga image-image tersebut bisa di upload di image hosting lain. Agar gambar theme bisa digunakan meski gambar terletak di tempat lain, maka perlu sedikit perubaha pada css nya dengan mengedit bagian :

      background:url(images/gambar.png)

      diganti dengan

      background:url(http://tempatfilesthemediupload.com/gambar.png)

      Untuk optimasi plugin, dapat dilakukan dengan cara yang sama, yaitu memindahkan image dari plugin ke image hosting dan juga menghindari pemakaian plugin yang membutuhkan bandwidth besar. Beberapa plugin seperti sociable menyediakan fasilitas untuk meletakkan gambar di url lain dengan cukup mudah, yaitu cukup mengubah dari admin page saja. Namun kebanyakan plugin harus diubah secara hardcode karena tidak menyediakan fasilitas seperti sociable tersebut.
      Umumnya, gambar yang berkaitan dengan theme dan plugin memiliki ukuran yang kecil-kecil tapi banyak dan berulang serta akan sering mengalami perubahan sesuai selera. Oleh karena itu, tidak diperlukan tempat penyimpanan yang besar namun memiliki bandwidth yang besar dan rielable sehingga nantinya tidak akan menggangu tampilan web. Setelah membanding-bandingkan, maka saya memilih meletakkan image yang berkaitan dengan theme dan plugin ini di wordpress.com dengan alasan wordpress.com memiliki unlimited bandwidth meskipun size nya dibatasi hanya 3GB saja. Selain itu, kita bisa menggunakan tools eksternal lain untuk mengupload images ke sana sehingga akan lebih mudah memanage image-image tersebut.

      Menempatkan images di tempat lain ini selain menghemat bandwidth dan kapasitas media penyimpanan, juga memiliki keuntungan lain yaitu dapat menjadi media Backup apabila sewaktu-waktu hosting web mengalami masalah atau bila akan pindah hosting maka tidak perlu repot-repot memindah data yang besar tetapi cukup memindahkan engine dan database web saja.

      Posted at 1 Aug 2009 (921 days ago)
      Categories : Learning, Technology
      Tags: , ,

      11 Responses to “Menghemat Bandwidth Hosting”

      1. wew.. akhirnya blognya balik lg :P
        btw salah satu masalah hosting image di wp emang keterbatasan space, tapi klo nyimpen di luar takutnya bkal lebih lama pas load image, atau lebih parahnya di blok (spt kasus photobucket yg g bs diakses dari kampus).



      2. @wahyu
        Bisa diakali dengan bikin beberapa account dummy di wp kemudian account2 itu cuma digunakan untuk menyimpan images.
        Btw, photobucket di blok ya? baru tahu :P



      3. ahaha, bner2 g kepkiran :lol:
        begitulah, situs2 penyimpan file selalu jadi langganan si cumi.



      4. Ya pake proxy yang by pass si cumi lah. Dulu aja aku bisa dapet kok 8)



      5. Kalo masalah bandwidth buat blog pilih hostingan yg punya unlimited bandwidth aja mas…
        seenggaknya untuk lokal, lumayan khan emang target pasar buat orang lokal… hehe



      6. @Chandra
        Bandwidth yang unlimited pastinya mahal. Untuk sementara pakai trik-trik dulu lah, kalo dah ga bisa di trik lagi baru pake yang lebih gede..he..he..



      7. Alhadulillah hosting-an saya udah unlimited bandwidth local-nya… dan harganya ga mahal-mahal amat ko
        mulai 5rb/bln heheh (ups malah promosi)



      8. @Chandra
        Lha ini aku malah Rp.0/bulan.
        He..he..



      9. Wuihhh.. webnya sudah kembali ya ndhy, dari hibernasi..
        rumit juga ya ternyata, hostingan ada batasan bandwidth segala.. nice info, tar kpn2 klo udah butuh, gw tanya2 ke elu lebih detail, hehehe..



      10. Yoi sudah kembali normal sekarang setelah dulu 3 hari ga bisa diakses.
        Iya, hosting ada tipenya dan setiap tipe bandwidth nya juga beda2.



      11. bener bener .. duit belum dateng bandwidth udah abis hiks hiks



      Leave a Reply

      :idea: :shkhand: :roll: :evil: :-| :hammer: :-o :( :wink: :) :-D :oops: :-x :mrgreen: :-P :!: :-? 8) :sad: :hei: more »

      *

      Andhy S Perdana | Entries (RSS) | Comments (RSS).
      Mohon tidak meng-Copy Paste tanpa mencantumkan sumber!

      Switch to our mobile site